Hal-hal yang Dikhawatirkan Ibu Saat Kamu Ikut Suamimu Kelak

Hal-hal yang Dikhawatirkan Ibu Saat Kamu Ikut Suamimu Kelak

Julukan malaikat tanpa sayap memang pantas disematkan untuk seluruh ibu di dunia. Bagaimana tidak, seorang ibu rela mengandung anaknya hingga 9 bulan, menyusui, dan merawat hingga kita beranjak dewasa dan akhirnya memutuskan untuk menikah.

Melepas anaknya untuk menikah merupakan perkara yang yang tidak mudah bagi seorang ibu karena harus menyerahkan tanggung jawab untuk merawat dan mengasihi anaknya kepada orang lain yaitu suami anaknya kelak.

Terdapat kekhawatiran tersendiri di dalam benak ibu apabila harus melepaskan anaknya untuk ikut bersama sang suami. Berikut ini adalah beberapa hal yang membuat ibu merasa khawatir atas pernikahan putrinya kelak.

Apakah Putrinya Bisa Menjadi Istri Yang Baik Bagi Suaminya

Anak perempuan biasanya memiliki sikap dan perilaku manja terhadap ibunya di mana mereka kerap dilayani dalam berbagai hal mulai dari makanan, pakaian, dll. Setelah seseorang telah melepas masa lajang dan memutuskan untuk menikah, maka semua sikap dan perilaku manja tersebut harus segera dihilangkan.

Baca Juga: Persiapan Melamar Agar Maksimal

Hal tersebut dikarenakan seorang istri memiliki tugas dan tanggung jawab untuk merawat dan melayani suaminya dengan usahanya sendiri.

Apalagi setelah dikaruniai buah hati, maka tugas dan tanggung jawab perempuan menjadi bertambah dengan peran menjadi seorang ibu.

Kesejahteraan Putriya

Semua orang tua pasti mengusahakan yang terbaik untuk putrinya baik dalam hal kesehatan, pendidikan, ekonomi dll. Setelah menikah, maka tanggung jawab tersebut akan berpindah tangan kepada sang suami.

Sebagai seseorang yang baru memulai biduk rumah tangga, biasanya laki-laki belum memiliki kematangan dalam hal apapun seperti pemikiran, ekonomi, dll.

Seorang ibu biasanya mengkhawatirkan apakah kebutuhan putrinya dapat terpenuhi seutuhnya, baik dalam hal kesehatan, sandang, pangan, papan, dan kasih sayang.

Kekhawatiran Terhadap Mertua, Kakak, dan Adik Ipar Putrinya

Kekhawatiran Terhadap Mertua, Kakak, dan Adik Ipar Putrinya

Untuk menjalin sebuah hubungan terutama pernikahan, maka kedua belah pihak harus menerima kelebihan maupun kekurangan dari masing-masing pasangan. Selain itu, mereka harus mau menerima kehadiran dari seluruh anggota keluarga dari masing-masing pasangan.

Sebagai seorang istri, tentu harus mengikuti segala kemauan dan perintah suami, tak terkecuali dalam hal tempat tinggal. Apabila suami menginginkan untuk bertempat tinggal di tempat yang sama dengan ibu dan anggota keluarga lainnya, maka sang istri harus menuruti kemauan suaminya tersebut.

Sebagai orang baru dalam keluarga tersebut biasanya seseorang memerlukan waktu untuk beradaptasi dalam segala hal seperti pemikiran, kebiasaan, dan tata krama. Selama proses adaptasi tersebut biasanya akan muncul konflik karena proses penyesuaian dari masing-masing anggota keluarga.

Sebagai seorang istri yang baik, maka anda harus mengurangi risiko terjadinya konflik dengan anggota keluarga suami yang lain, karena keluarga suami sudah menjadi keluarga anda sendiri.

Karir atau Masa Depan Putrinya

Kesejahteraan Putriya

Kekhawatiran yang lain dari ibu atas pernikahan putrinya biasanya mengenai karir atau masa depan dari putrinya tersebut. Apabila anda menikah sebelum menuntaskan pendidikan atau perkuliahan, seorang ibu akan mengkhawatirkan kelanjutan dari pendidikan anda, apakah suami membolehkan dan mampu untuk membiayai pendidikan anda.

Namun, apabila anda memutuskan untuk menikah setelah menyelesaikan pendidikan, seorang ibu akan mengkhawatirkan apakah anda diperbolehkan bekerja sesuai dengan jurusan yang anda ambil.

Sebagai penengah antara kekhawatiran ibu dan hak suami, maka sebelum menikah anda harus membicarakan hal tersebut dengan calon suami.

Demikian sedikit ulasan mengenai beberapa kekhawatiran seorang ibu atas penikahan putrinya. Semoga artikel ini dapat membantu dan menjadi referensi bagi anda yang akan memasuki jenjang pernikahan dan merasa tidak tega untuk meninggalkan sang ibu. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *